Profil

My photo
Assalamualaikum, gaes, Welcome my blog. Disini saya akan membahas seputar pendidikan dan jasa ghost writer

Sunday, April 26, 2020

CARA TERBAIK MENGHADAPI CORONA

Corona virus (Covid-19) adalah dengan menjaga kebersihan & kesehatan. Bagaimana sikap kita dalam menyikapi epindemi virus corona ini? Sikap kita adalah tetap bersikap sewajarnya, jaga jarak, jaga kebersihan & kesehatan, mendekatkan diri kepada Tuhan dan tetap melakukan phsycal distancing/#Dirumahaja

Virus Corona 2019 (COVID-19) masih diteliti dan belum ada vaksin untuk pencegahannya. Apabila Anda merasakan gejala terpapar virus ini, Anda dianjurkan untuk melakukan beberapa cara mencegah penyebaran virus Corona. Tindakan preventif sangat penting untuk melindungi orang lain dari paparan penyakit ini.
cara-mencegah-penyebaran-virus-corona-doktersehat

Apa Itu Virus Corona?

Berdasarkan laporan dari World Health Organization, virus Corona termasuk dalam keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga berkembang menjadi penyakit yang lebih parah seperti Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS-CoV).
Coronavirus novel 2019 (nCoV) yang sekarang disebut sebagai COVID-19 adalah jenis baru yang belum diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus ini pertama kali terdeteksi pada bulan Desember 2019 yang menginfeksi puluhan ribu orang di China dan dengan cepat menyebar ke berbagai negara hingga Indonesia.

Cara Penyebaran Corona

Penyebaran Corona 2019 (COVID-19) dikabarkan lebih mudah dari penyebaran SARS yang juga termasuk dalam jenis Coronavirus lain. Berdasarkan laporan dari New England Journal of Medicine, COVID-19 dipaparkan dari orang lain yang terinfeksi saat mereka mulai merasakan gejala seperti flu biasa.
Gejala Corona berupa gejala ringan seperti flu, batuk, demam, sakit kepala, hidung beringus, sakit tenggorokan, dan tidak enak badan hingga seseorang yang terinfeksi mungkin tidak menyadari diri mereka sakit dan menyebarkan virus tersebut ke orang lain melalui udara saat bersin atau melalui kontak langsung.


5. Perhatikan Etika Batuk dan Bersin

Apabila Anda sedang batuk atau bersin, Anda harus menutupi mulut dan hidung Anda dengan tisu dan segera buang tisu bekas tersebut ke tempat sampah. Lalu, cuci tangan dengan sabun hingga bersih selama minimal 20 detik.
Anda juga dianjurkan untuk cuci tangan setelah bersin atau batuk dengan hand sanitizer atau pencuci tangan yang mengandung setidaknya alkohol 60%. Melakukan etika batuk dan bersin terutama saat Anda sedang sakit akan membantu orang lain untuk tidak terpapar berbagai virus yang mungkin berkembang.

6. Sering Cuci Tangan

Seperti yang sudah disarankan, cara mencegah penyebaran virus Corona adalah dengan cuci tangan Anda setelah batuk, bersin, atau membersihkan hidung beringus selama 20 detik dengan sabun cuci tangan. Anda juga harus cuci tangan sebelum dan setelah makan atau menyiapkan makanan.
Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Anda apabila Anda belum mencuci tangan karena Anda tidak pernah tahu bila Anda mungkin telah menyentuh benda-benda seperti meja, gagang pintu, tombol lift, dan fasilitas umum lainnya yang mungkin terpapar virus aktif.

7. Hindari Berbagi Peralatan Makan dan Peralatan Pribadi

Anda mungkin sering berbagai alat makan seperti sendok dan gelas dengan teman-teman Anda, namun kebiasaan tersebut harus dihindari sekarang karena paparan virus, bakteri, dan kuman lainnya sangat mungkin terjadi.
Anda harus mencuci bersih berbagai peralatan setelah digunakan. Anda juga harus menghindari berbagi handuk, tempat tidur, sabun, dan sikat gigi dengan orang lain atau hewan peliharaan.

8. Bersihkan Benda-Benda yang Sering Disentuh

Setiap hari Anda dan orang-orang di sekitar Anda menyentuh benda-benda umum seperti kamar mandi, toilet, telepon, keyboard, tablet, gagang pintu, tempat tidur, meja, dll yang mungkin menjadi tempat paparan virus dan bakteri. Bersihkan permukaan benda-benda tersebut dengan semprotan pembersih rumah atau lap.
Cara mencegah penyebaran virus Corona juga dengan membersihkan tempat-tempat yang mungkin  mengandung darah, tinja, atau cairan tubuh.

9. Pantau Gejala

Anda harus selalu memantau gejala Anda. Gejala COVID-19 sangat ringan, beberapa orang yang terinfeksi bahkan tidak menunjukan gejala-gejala penyakit. Apabila gejala flu biasa disertai dengan sesak napas dan semakin memburuk, segera hubungi dokter untuk memastikan kondisi kesehatan Anda.

10. Mengikuti Saran Dokter

Tetap ikuti perkembangan terbaru tentang virus Corona yang diberikan oleh penyedia layanan kesehatan serta otoritas kesehatan publik nasional dan lokal untuk melindungi diri Anda dari paparan virus ini.
Hal yang paling penting adalah untuk segera hubungi penyedia layanan kesehatan terdekat apabila Anda mengalami gejala terkait paparan virus Corona. Selanjutnya ikuti semua saran yang diberikan baik untuk pencegahan penyebaran Corona dan perawatan paling efektif.

Pertanyaan Paling Sering Ditanyakan Terkait Penyebaran Corona

Berdasarkan CDC, berikut ini adalah pertanyaan paling banyak ditanyakan tentang virus Corona:

1. Bagaimana Penyebaran Virus Corona?

Virus Corona pertama kali dideteksi di kota Wuhan, China. Kasus infeksi pertama dikaitkan dengan pasar hewan hidup dan menyebar dari orang ke orang di berbagai negara sekarang. Kasus ini masih diteliti untuk mengetahui penyebab dan pengobatannya.

2. Bisakah Orang yang Terpapar Virus Corona Menyebarkan Virus Ini?

Orang yang terinfeksi virus Corona dapat menularkannya ke orang lain. CDC merekomendasikan orang yang terinfeksi untuk melakukan perawatan atau isolasi di pelayanan kesehatan sampai mereka menjalani perawatan dan sembuh.

3. Apakah Orang yang Pernah Dikarantina untuk Virus Corona Bisa Menyebarkan Virus Ini?

Karantina berarti memisahkan orang yang memiliki risiko infeksi virus Corona dari ruang publik untuk kebutuhan perawatan dan pencegahan penyebaran Corona. Periode karantina adalah 14 hari.
Orang yang telah lulus masa karantina terkait COVID-19 berarti dinyatakan tidak terpapar virus dan sehat. Mereka tidak memiliki risiko untuk memaparkan virus ke orang lain karena tidak mengembangkan penyakit tersebut.

4. Apakah Cuaca Panas Dapat Membunuh Virus Corona?

Belum ada penelitian yang memastikan bahwa cuaca panas akan membunuh penyebaran Corona. Penelitian terkait semua kasus Corona masih diteliti.

5. Bagaimana Cara Melindungi Diri Anda dari Paparan Virus Ini?

Anda dapat melindungi diri Anda dari paparan virus Corona dengan cara:
  • Hindari kontak langsung dengan orang sakit
  • Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum cuci tangan
  • Tutupi hidung dan mulut saat Anda bersin atau batuk
  • Cuci tangan teratur
  • Jalani pola makan dan pola hidup sehat
Ciri-ciri virus Corona adalah demam, batuk, sesak napas dan kesulitan bernafas. Gejala yang lebih parah adalah pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.
Cara mencegah penyebaran virus Corona yang paling dasar adalah dengan mencuci tangan, menutup mulut dan hidung ketika batuk dan bersin, makan makanan sehat agar sistem kekebalan tubuh kuat, serta hindari kontak dengan orang yang memiliki gejala penyakit pernapasan seperti bersin dan batuk.

Sunday, March 29, 2020

Satire Politik : Presiden terbaik

JOKOWI PRESIDEN TERBAIK

Siapa bilang rezim ini rezim gagal? Kalau ada yang bilang rezim ini rezim tukang bohong, rezim tukang bohong, rezim impor, rezim kacung cina, presiden rasa petugas partai, rezim djancuk, rezim mukidi dsb?? Menurut saya itu adalah fitnah dan tuduhan  keji karena selama ini Jokowi hanya kerja... kerja.

Sepertinya kalian harus ruqyah atau periksa kejiwaan lagi dan kalau ada yang bilang Jokowi itu dungu sini gue tampol dan buat pendukung Jokowi kalian semua hebat (udah mau mati kelaparan pun kalian tetap bilang Jokowi hebat). Maaf kalau dulu saya sering mengkritik keras dan kasar lengkap dengan kata-kata kasar yang ingin saya kelurkan tapi sering saya filter untuk menjaga etika bermedia sosial. Jokowi adalah presiden terbaik. Terserah Anda mau bilang saya dungu atau berubah jadi munafik yang jelas Jokowi memang presiden terbaik. Hanya Jokowi presiden yang paling jujur, cepat menepati janji dan anti pencitraan. Buktinya sampai hari ini proyek mobil esemka sudah upgrade teknologi ke mode siluman.

Hanya di era Jokowi orang bebas kritik presiden tanpa takut dipenjara. Hanya di zaman Jokowi koruptor kocar-kacir tidak bisa tidur takut keesokan paginya sudah digantung. Hanya di zaman Jokowi umat Islam sejahtera, aman, hanya di zaman jokowi toleransi berubah jadi tololransi. Hanya di zaman Jokowi utang di era SBY yang 5000 T jadi 7000 T (Prestasi yang luar biasa bukan?). hanya di zaman Jokowi cina kencing berdiri melihat kekuatan Indonesia yang begitu hebat. Hanya di zaman Jokowi ekonomi meroket bukan lagi 6% atau 7% (tapi 100% hancur). Soal kepopuleran, heh Jokowi diakui oleh dunia karena kecerdasannya dalam berbahasa inggris menjalin hubungan lateral dan bilateral di forum-forum internasional. Terbukti dari sekian banyak hanya sekali hadir sisanya silahkan jawab sendiri. Bahkan kepopulerannya mengalahkan Putin dan Donald Trump. Hanya di zaman Jokowi orang cerdas semakin cerdas pendukung jokowi pun banyak yang intelek sama dengan jokowi yang sangat intelek, hanya jokowi yang anti pencitraan dan tidak suka selfi, shalat 15 waktu, rajin puasa senin-kamis, hafal 40 juz. Hanya di zaman jokowi harga-harga turun, emak-emak bahagia, tabung elpiji digratiskan. Hanya di zaman Jokowi pengangguran digaji setara gaji PNS golongan 4A bro. Hanya di zaman Jokowi Indonesia aman dan tentram. Indonesia semakin hebat.

Hanya di zaman Jokowi rakyat begitu disayang, saking sayangnya Jokowi rakyatnya disuruh berhenti kerja dan  digantiin TKA cina. Hanya di zaman Jokowi semua yang saya tulis satire alias (bohong).

Hanya di zaman Jokowi negara lain sibuk menyelamatkan rakyat dan ekonomi negaranya ditengah wabah corona. Rezim joko mujidewe malah sibuk mengundang investor. Ambyaaaaaaaaaar.... !!!

Pak. Bapaaaaaak lockdown paaaaaak!!

Lakdan. Lokdon. Eh lontong sayur, kalau kau lockdown macam mana pula investasi tetap masuk.

Harusnya bersyukur ko udah dikasih 3 juta APD hasil impor kembali dari korea dan obat klorokuin dari cina.

Kalian suruh lockdown ya harus nyumbang ke negara dong. Jangan cuman nuntut saja

Makanya jangan miskin, jangan jalan-jalan ke luar negeri terus pulang bawa virus.

Silahkan kalian mau bilang aku pejabat tak berperikemanusiaan, tak ada otak. Emang saya tak ada otak.

Bersyukur pula ko kredit kau akan ditangguhkan. Udah diperhatikan masih ribut aja kau

Ape lu... ape lu...

--------------------------------------------------------------------
Mirisnya  statement-statment pejabat di negara sebelah
Tulisan hasil revisi ulang dengan judul yang sama

Perlu saya ajar cara ambil kebijakan?

Ayolah come on kerja itu nyata ada hasilnya bukan blunder. Ngomong-ngomong kamu digaji untuk apa?

Thursday, February 6, 2020

Masa depan perekonomian Indonesia sedang mengalami ketidakpastian. Situasi politik nasional dan global yang tidak pasti membawa Indonesia ikut di dalam pusaran ketidakpastian ekonomi dan politik dunia. Belum lagi kebijakan impor Indonesia yang lebih tinggi dibanding nilai ekspor per tahun Indonesia di sektor barang dan jasa. Di sektor bisnis daya saing produk lokal menurun seiring dengan membanjirnya produk asing. Kalau pun ada barang ekspor hasil karya anak bangsa yang tembus pangsa pasar Amerika, Korea, Singapura dan Eropa maka produk tersebut hanya akan membawa dampak pada perekonomian dan pendapatan di daerah produksinya saja dan tidak berpengaruh pada pendapatan laba/(income passive) nasional.
Namun arah perekonomian Indonesia di tahun 2020 tampaknya akan membawa perubahan ke arah positifisme. Penciptaan sektor ekonomi kreatif serta adanya undang-undang (onimbus law) dengan harapan mempermudah regulasi investasi di Indonesia yang selalu terkendala oleh aturan birokrasi yang berlapis dan menjenuhkan serta merepotkan pengusaha (onimbus law) adalah sebuah undang-undang yang dibuat oleh DPR bersama pemerintah yang berkaitan dengan regulasi ketenagakerjaan dan investasi di Indonesia.
Dikutip dari (hukumonline.com). Implementasi onimbus law dalam peraturan perundang-perundangan ini lebih mengarah pada tradisi Anglo-Saxon (Common Law) hukum perserikatan. Beberapa negara seperti Amerika, Kanada, Irlandia, dan Suriname disebutkan telah menggunakan pendekatan omnimbus law atau omnimbus bill. “Misalnya di Irlandia, tahun 2008, Irlandia mengeluarkan sebuah undang-undang tentang sifat yang mencabut kurang lebih 3.225 undang-undang
Omnimbus law sendiri adalah satu regulasi baru yang menggantikan lebih dari satu regulasi lain yang sudah berlaku. Konsep ini bisa saja hanya menggantikan beberapa pasal di satu regulasi dan saat bersamaan mencabut seluruh isi regulasi lain.
Sudah Digunakan di Indonesia
Omnimbus law tak sepenuhnya baru dikenal oleh Indonesia. Terlepas dari istilah, substansi omnimbus law sudah pernah digunakan dalam legislasi. Hal ini merujuk pada Peraturan Pengganti Undang-undang (Perpu : No. 1 tahun 2017 tentang Akses Informasi untuk Kepentingan Perpajakan/Automatic Excahange of Information-AEoI) (Perppu AEoI) dan UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (UU Pemda)
Perppu AEoI yang disahkan menjadi UU No.9 Tahun 2017 oleh DPR membatalkan pasal-pasal di beberapa undang-undang. Antara lain Pasal 35 ayat (2) dan Pasal 35A UU No.6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan beserta perubahannya, Pasal 40 dan Pasal 41 UU No.7 Tahun 1992 tentang Perbankan beserta perubahannya, Pasal 47 UU No.8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, Pasal 17, Pasal 27, dan Pasal 55 UU No.32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi beserta perubahannya, serta Pasal 41 dan Pasal 42 UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.
SEJARAH SINGKAT OMNIMBUS LAW
Tercatat penanggalan tahun 1888 kala praktik omnibus law muncul pertama kali di Amerika Serikat. Sebutan yang digunakan adalah omnibus bill. Penyebabnya adalah perjanjian privat terkait pemisahan dua rel kereta api di Amerika.
Pada tahun 1967 rancangan metode ini menjadi populer. Saat itu Menteri Hukum Amerika Serikat, Pierre Trudeau mengenalkan Criminal Law Amendement Bill. Isinya mengubah undang-undang hukum pidana dan mencakup banyak isu
Daftar Pustaka :
HukumOnline.com, 2020

Friday, January 17, 2020

Jalan-jalan ke Arab




JALAN-JALAN KE ARAB

Oleh :

SIDIQ AKBAR NUGRAHA

Suatu hari dua orang sahabat yang sekolah dari TK sampai SMA di tempat yan sama dan sama-sama kuliah di perguruan tinggi ternama di Indonesia dan sama-sama memiliki hobi traveling melakukan perjalanan keliling dunia. “Eh libur kuliah bulan ini kita travel keliling dunia yuk Yud.” ajak Agus
“Tapi gratis nggak?.” (Yudhi)
“Tenang aja gue lagi cari promo travel yang lagi diskon nih.”
“Yah mana dompet gue hampir kosong lagi gara-gara traktir si Mellisa terus.”
“Tenang nanti gue yang soal akomodasi dan biaya gue yang tanggung. Makanya kalau pacaran tuh jangan pake lama dan jangan seriusan. Buruan halalin.”
“Ah lo ceramah mulu.”
“Cakep. Lo emang sahabat gue yang terbaik bro.”
“Gue cari info harga tiket dulu, lo siapin barang-barang yang kita mau bawa. Barang-barang wajib aja, pisahin koper taruh pakaian sama koper perlengkapan kalau nanti pas kita mau jelajah alam di sana. Cari semua info lengkap tentang negara yang akan kita kunjungi mengenai hotel//penginapan murah, makanan, oleh-oleh khas dan utamanya spot-spot cantik disana. Packing barangnya harus rapi terus kasih kode. Gue biar urus, urusan administrasi, tiket, passport sama biaya hidup selama kita traveling.”
“Iya, eh tapi Mellisa sama Nadia perlu ikutan nggak?”
“Ah nggak usah biar ini jadi men’s time oke bro.”
“Yeeeees. Oke deh bro gue kerjain.”
Beberapa jam kemudian
*************************************************************************
(Agus) : “Eh bro barusan gue dapat notifikasi dari aplikasi travel ada diskon tiket pesawat nih. Ntar lo daftar apa aja yang kurang terus lo yang belanja duitnya kita patungan. Nggak apa kan?”
(Yudhi) : “Iyalah bro masak semua lo sendiri doang yang tanggung. Kita kan best friend dari kecil. Lagipula gue penasaran bagaimana sih kehidupan di timur tengah, apa benar timur tengah itu sarang teroris dan Islam itu teroris seperti yang digambarkan sama pemerintah? Untung aja gue sudah insyaf jadi kecebong.”
Agus hanya menggelengkan kepala sambil fokus di laptopnya mendengarkan pengalaman Yudhi yang baru berhijrah dan keluar dari kedunguan
***************************************************************************

Seminggu Kemudian....
“Halo Yudh lo dimana, udah bangun belum?”
“Hmmm... Hoooam.... belum nih gue masih ngantuk nih kita kan baru pulang 24.30 malam.”
“Yaelah la ilaha ilallah. Buruan bangun udah jam 06.00 pagi nih. Habis itu lo langsung mandi, siap-siap. Kita ketemuan di bandara ya. Nanti kita transitnya di Singapore dulu.”
“Ok bro. Siap pak bos”
***************************************************************************
Beberapa Jam Kemudian
Di bandara pukul 07.15 WIB
(Yudhi) : “Halo Gus. Lo dimana sih? lama amat lo pesawat kita jam 08.15 buruan.”
(Agus) : “Ya halo, ini gue udah di bandara (ternyata si Agus sudah ada disebelah Yudhi)
Bruuk...
“Hati-hati dong mas!”
“Ini gue agus, pea.”
“Aduh bro. Lo darimana aja sih bro”
“Sorry gue baru nyampe habis urus visa di depan soalnya.”
“Gimana passport udah beres. Berapaan lo bayar?”
“Hm bayar apaan. Ini bebas cuman nunggu 1 minggu proses, 5 jaman untuk verifikasi 1 jam doang cetaknya.”
“Tumben lo hemat duit. Biasanya urus Passport bisa sampai 1 bulan atau 5 hari. Pake orang dalam lo ya?”
“Bukan... Keluarga gue gak ada yang kerja di keimigrasian semuanya pada jadi dosen, pengusaha, lawyer, sama dokter. Cuman ya kali aja ini hari my lucky day.”
Traaang... ting... ting...
Perhatian... para penumpang pesawat Garuda dengan nomor penerbangan JT700 dipersilahkan naik ke pesawat.
“Eh.. itu pesawat kita buruan lari.”
***************************************************************************
“Permisi! permisi numpang lewat.”
“Duh nih tas berat amat. Apaan sih isinya” keluh Yudhi yang sedang berusaha tas ransel hitam miliknya ke dalam kabin pesawat.”
“Sini saya bantu pak, silahkan bapak duduk di kursinya ya pak. Terimakasih.” sapa seorang Pramugari cantik
Agus yang hanya melihat Yudhi geleng-geleng kepala sambil membuka majalah yang tersedia di belakang kursi penumpang
“Hmm gila badannya bro. Bohay bener untung aja gue punya Mellisa kalau nggak gue chat juga tuh pramugari.”
“Woy cewek mulu di otak lo. Fokus dikit napa. Sekarang tuh kita harus pastikan di mana kita tinggal, makan, biaya transportasi dll.”
“Si Lisa enak banget ya. Kerja di perusahaan besar kerjanya keliling dunia terus. Hmm coba ada lisa pasti bakalan enak.”
“Udah deh. Bisa nggak mulai sekarang kita belajar mandiri?”
“Semua udah beres kan?”
“Tenang bro. Semuanya sudah beres.”
“Perlengkapan jelajah alam nanti semuanya udah beres?”
“Ya tenang udah pokoknya semua udah beres.”
“Emangnya kita mau kemana sih?”
“Jadi lo belum tau???”
“Belum”
“La ilaha ilallah. Ya rabb”
“Jadi lo nggak dengar sama sekali presentase yang gue buat?”
“Ya kali aja gue dengar sampai jam 12 malam”
“Jadi kita kemana dulu nih?”
“Kita mulai dari benua afrika”
“kita ke Johanesburg, Afrika Selatan. Kali ini gue mau wujudkan impian gue dari kecil foto dengan singa sang raja hutan dari jarak dekat langsung di alam liar.”
***************************************************************************
“Loh bukannya lo udah sering foto sama singa?”
“Yang itu mah lain cuman dekat kandang doang.”
“Emangnya lo nggak kapok apa. Lo ingat nggak waktu di Taronga plains western zoo di Australia sama di kebun binatang National Park Singapore. Di situ kan dua kali nyawa lo sama tangan lo hampir putus. Untung ada gue.”
“Ya gue tau. Kali ini gue jamin deh di taman Zoologi park di Afsel nanti kita nggak bakal alami kejadian yang sama di sana dijamin deh semuanya safety dan sesuai prosedur. Ayolah (Yudh) bro lagian gue udah lapor sama KBRI di sana dan semuanya sudah dijamin aman sama tim survei yang sudah turun selama sebulan disana. Masa kita kecewain mereka sih Yud??.”
Yudhi mengehela nafas panjang mencoba membuang pikiran negatif dan traumanya dii Taronga western plains zoo, Australia dan National Park Singapore, Singapura
(Yudhi) : “Huuuuft... ya deh gue ikut. Tapi awas kalau sampai ada apa-apa. Resiko tanggung sendiri.
(Agus) : “Lagian lo belum pernah kan coba sensasi tidur di padang safana dikelilingi hewan-hewan buas di malam hari.”
(Yudhi) : “Ya itu sih lo kalau gue sih ogah. Takut keburu mati sebelum nikah gue.”
(Agus) : “Lagipula gue kan udah janji ajak lo tour selama seminggu keliling timur tengah gue kan punya tugas untuk jelasin apa itu Islam dan sebagainya sekalian lo belajar tentang Islam secara kaffah lo kan baru sebulan jadi mualaf. Jangan hanya lihat berita hoax terus akhirnya pikiran lo jadi mandek.”
(Yudhi) : “Okelah gue ikut. Oh iya... ya gue kan masih penasaran sama kodran-kadrun ngarab.”
************************************************************************
(Agus) : “Eh yud... yud bangun woi, kita udah sampai nih di singapore buruan lo waktu kita cuman lima jam doang istirahat habis itu kita kejar pesawat african airlines jam 15.00
***************************************************************************
Pukul 15.00 P.M waktu singapura
(Yudhi) : “Eh gus nggak ada yang ketinggalan kan”
(Agus) : “Nggak ada. Semuanya aman-aman aja, nggak ada masalah. Barang lo nggak ada yang ketinggalan kan Yudh? Nggak ada yang harus dipaketin nanti kan.”
(Yudhi) : “Oke gue aman kok.”
Untuk beberapa saat Agus dan Yudhi aman-aman saja. Sampai nanti Yudhi sadar kalau paspor dan dompetnya ketinggalan di taksi di bandara Chan-gi Singapore.
7 jam kemudian :
(Agus) : “Taxi”
“Can you take we as to the hotel sir?”
(Driver) : “Of course but there are additional costs for two passengers”
Agus berpikir sejenak lalu berdiskusi dengan Yudhi
(Yudhi) : “Gimana nih gus, mana gue nggak bawa uang lebih lagi.”
(Agus) : “Udah nanti gue yang bayar.”
Ok. Please take us to the hotel.”
Bruuum... bruuum nggggggggggggggggggiks (bunyi taksi)
***************************************************************************
“Can I help you sir?”
“Excuse me, Miss.”
“Can book a room?”
“Sorry how long will you stay. We have a regular room package for a few day until a luxury room for a week.”
“We ordered a special room facing on sea with two sleeping bad.”
***************************************************************************
Setelah menginap beberapa malam Agus dan Yudhi memulai kegiatan jelajah alam mereka selama 2 bulan di dalam hutan afrika. Belajar bertahan hidup di tengah kerasnya persaingan rantai makanan di dalam hutan. Ancaman menjadi target mangsa predator dan hewan buas pun menjadi taruhannya di dalam hutan pun Yudhi mengerti bahwa hewan yang ditakuti di dalam hutan bukanlah singa, hyena, puma, macan, aligator atau black mamba snack. Akan tetapi sekelompok jenis katak beracun yang sangat cerdik dalam berkamuflase memiliki tentakel yang berselaput dan tubuhnya yang berlendir dan beracun yang diam-diam menghanyutkan bersembunyi di dalam kolam di rawa-rawa namun sangat agresif dan mematikan di atas darat.
**************************************************************************
(Agus) : “Eh Yudh sebelum kita balik ke Jakarta gue kan punya janji sama lo buat ajaki lo tour keliling UEA.
(Yudhi) sangat bersemangat : “Oh iya... ya. Buruan dong kita pergi dari sini gue udah nggak betah lama-lama tinggal di hutan. Emangnya kita hewan apa?
(Agus) : Hahaha. Oke yuk balik
***************************************************************************
Agus dan Yudhi kembali ke hotel tempat mereka menginap. Setelah sehari menginap di hotel keesokan paginya mereka pun terbang ke Abu Dhabi untuk menghabiskan masa liburan mereka yang sebentar lagi berakhir.
Huuuuuuuuuuuust.....
(Yudhi) : “Huuuuuuuuuuuuu!!” huuuuuuuu!! Wow keren men Abu Dhabi memang keren berasa kayak di LV (Las Vegas) U.S.A bro.
Ckrek.... ckrek...
(Agus) : “Eh Yudh gue lapar nih. Dari tadi gue belum sempat sarapan. Kita cari makan siang yuk.”
(Yudhi) : “Waduh. Hehe iya juga sih sama perut gue juga udah nggak bisa di ajak negosiasi udah mulai keroncongan nih.”
(Agus) : “Kayak konfrensi meja bundar aja lo”
***************************************************************************
(Agus) : “Tapi gue lagi ngidem makanan korea nih. Tapi disini nggak ada restoran makanan korea lagi.”
(Yudhi) : “Yaelah lo sih bukan ngidam tapi sering. Lo kan tiap hari pergi makan di restoran korea? Lagian kita ada di UEA, Abu Dhabi bro. Mana ada resto korea buka disini.”
(Agus) : “kita cari restoran Indonesia atau arabic disini”
Di restoran Indonesia
“Mbak pesan rendang, kangkung tumis asam, telur balado sama semur jengkol ya mbak.”
“Baik mas,”
***************************************************************************
(Yudhi) : “Alhamdulillah kenyang juga.”
(Agus) : “Iye lo sih kenyang, gue yang tekor.”
Di jalan
(Yudhi) : “Eh gus nanti kita ke Doha, Qatar yuk nonton Reli Dakar. Tenang kali ini gue yang bayar gue udah nemu dompet gue waktu lagi beres-beres di hotel sama sekalian kita masuk di museum Al-Quran 4D kata lo. Lo kan mau ajarin gue tentang Islam.”
(Agus) ngebacot dalam hati : “Yudh... yudh... untung aja lo sahabat gue dari kecil yang paling bae yudh dan gue punya tugas mulia bimbing lo ke jalan lurus kalau nggak dari tadi udah gue bikin jadi sate onta juga lo.”
Di tengah jalan mereka bertemu seorang petugas kebersihan yang sedang mengeluh sendirian.
“Huuh andai saja ahok yang jadi gubernur bukan anies pasti aku nggak jadi babu kadrun kayak gini.”
Agus dan Yudhi yang sedang lewat mendengar celotehan petugas kebersihan itu pun berhenti
(Agus) menepuk bahu petugas kebersihan yang berumur sekitar 60-an tahun itu : “Pak, bapak orang Indonesia ya.”
“Iya saya orang Indonesia. Ada apa ya, apa kalian berdua tersesat?.”
(Agus) : “Oh nggak pak, kami pelancong kebetulan kami lagi traveling disini. Ngomong-ngomong bapak orang Jakarta ya?
“Bukan saya orang asli Madiun, hanya pernah tinggal di tebet. Kebetulan keluarga saya semuanya saya taruh di Jakarta dulu saya petugas kebersihan di DKI waktu pak ahok jadi gubernur gaji saya sampai Rp 1.000.000,- tapi sejak ada si Anies saya berhenti dan terpaksa jadi TKI. Pokoknya Jokowi dan Ahok idola saya.”
(Yudhi) menyela : “Kok bapak gitu sih bersyukur lah pak kalau bukan Anis jakarta nggak akan jadi kota terbaik se asia
“Tau apa kamu soal si Anis! Kalau bukan si Anis gubernur hasil ngulama-ngulamaan di monas. Ahok masih jadi gubernur. Ahok tuh orang baik hanya kena fitnah dari si Anis dan si mesum Rijik (dengan nada terkadang menangis ingat Ahok dan marah jika berbicara soal Anies)
(Yudhi) berbisik : “Hmm gini nih virus cebong kalau udah menyebar.”
(Agus) : “Sssst... udah.”
Maaf pak kalau boleh saya tau nama bapak siapa ya? “Nama saya Slamet. Kalian?”
Oh saya Agus dan ini teman saya Yudhi kami mahasiswa yang lagi liburan kebetulan kami hobi traveling dan cari uang lewat photografer
(Pak Slamet) langsung mencela tanpa mendengarkan dengan baik. Ciri khas cebong : “Enak ya jadi anak orang kaya apalagi anak koruptor?.”
(Yudhi) emosi : “Bapak bilang apa barusan?”
(Slamet) : “Lah saya kan singgung orang lain kenapa jadi kamu yang emosi?”
(Agus) : “Udah.. udah Yudh tahan emosi lo
Oh ya pak kami mau ke musem Al-Quran 4D, bapak mau ikut?
(Yudhi) : Gus! Apa-apaan sih lo ngapain ngajak nih orang segala
(Agus) : “Huuust... udah jangan su’udzon dulu. Lo ikut aja rencana gue.”
(Pak Slamet) : “Ayo!” tapi saya pulang ke rumah dulu siap-siap dandan yang rapi, pakai minyak wangi. Siapa tau kalian mau ajak lihat cewek-cewek arab sambil kita dinner. Hahahay.”
(Yudhi) : “Hmm kepedean banget sih nih layangan kusut.”
(Agus) : “Bukan sekarang pak, gimana kalau hari minggu besok.”
(Pak Slamet) : “Yah... kirain kalian mau ajak saya ke sana malam ini. Sekalian kita hepi-hepi di bar gitu.”
(Agus) : “Astagfirullah pak sadar pak, harusnya bapak semakin tua semakin mendekat kepada Allah bukan malah semakin cinta dunia.”
(Pak Slamet) berubah jadi marah kepada agus : “Alah! Nggak usah ceramahin saya. Saya lebih ngerti agama dibanding kalian. Sekarang saya hanya mau menikmati dunia. Nyesal saya jadi TKI di negeri kadrun coba saya perginya di negara lebih berkelas kayak Amerika, Hongkong.”
Begitulah pak Slamet terus mengeluh sambil berjalan pulang.
***************************************************************************
Keesokan harinya di museum
(Agus) : “Nah pak sekarang saya dan Yudhi akan ajak bapak keliling-keliling museum.”
Mereka bertiga akhirnya berkeliling di museum yang sangat luas itu pak Slamet yang kemarin begitu pongah dalam menghina Islam menjadi berubah matanya terus berkaca-kaca selama berkeliling di temani oleh tourism guide museum dan sambil mendengar murottal al-quran yang terdengar di seluruh ruangan museum

(Pemandu museum) : “This a Rasulullah Muhammad S.A.W beard we keeping in the glass box.”
Pemandu itu memperlihatkan sehelai janggot milik Rasulullah Nabi Muhammad S.A.W yang tersimpan rapi dalam kotak kaca
Lalu terakhir pemandu museum mengajak kami mengenal Attha Bin Robbah seorang ulama yang berkulit hitam tuli, lumpuh dan buta sejak kecil namun sangat cinta kepada Rasulullah
(Pemandu) : “This Attha Bin Robbah a ulammah from Yaman his Name’s Abu Muhammad Atha bin Abi Rabah Asalam bin Shafwan. Since his child his a diffable. His a slayer. But his a fiqih expert, His masterpiece a reference literation for the ulammah in the world until today
Sambil berdoa pak Slamet menangis sejadi-jadinya : “Ya Allah ampuni hamba ya Allah karena tidak pernah bersyukur atas nikamat-Mu ya Allah
(Yudhi) : “Tuh bapak lihat sendiri kan Atha bin Rabah yang serba kekurangan saja masih bersyukur. Walau hidup terbatas tapi beliau sangat cinta kepada Allah dan Rasulullah. Atha bin Rabah nggak pernah ngeluh apalagi sampai menyalahkan Allah dan menghujat Rasulullah. Bapak yang punya fisik sempurna harusnya bapak malu dong pak kerja di negara arab, naik haji ke arab, dikasih bantuan sama arab. Tapi hina arab benci agamanya. Mikir dong pak
Nih ongkos pulang
Mereka berdua pun pergi meninggalkan pak Slamet yang masih bersedih dan bigung atas kejadian yang dialaminya
***********************

Sunday, January 12, 2020

OTT

Pagi itu merupakan hari yang cerah seperti biasa Pak lurah Mukidi lurah 62+ sibuk dengan agenda kenegaraannya. “Pak pagi ini ada bapak ada acara partai banteng kata Mak bapak harus hadir, tapi hari ini  bapak harus berangkat kunjungan ke luar daerah.” Lapor skretaris lurah Mukidi.
“Ya sudah suruh aja menteri terkait to. Gitu aja kok repot. Hehehe.”
“Tapi pak semua menteri sedang ada agenda hari ini. Menteri A ada di luar negeri, menteri B ada di luar daerah, menteri C ikut bapak dalam kunjungan. ”
“Ngg? Nggak ada menteri yang kosong to.”
“Ya sudah undangan pejabat siapa saja yang bisa wakili saya. Nanti sekaligus suruh bicara.”
“Tapi pak ini mak yang suruh”
“Ngg... dari mak ya.”
“Oh ya sudah kamu siapkan naskah pidato saya ya. Jangan lupa kamu atur nanti kamera harus selalu fokus ke saya sampai acara selesai ya gus.”
“Baik pak.”
(dalam hati si agus berceletuk). “Dasar djancuuuuuuuk kenapa  tak sekalian saja kau pasang kamera di atas kepala kau.”
*********************************************
Beberapa jam kemudian rombongan Pak lurah Mukidi tiba di tempat acara.
“Selamat datang kami ucapkan kepada pak lurah Mukidi 62+ beserta rombongan.”
“Emak.” (Pak lurah mencium tangan seorang nenek bertumbuh gempal berbaju merah)

“Sssssst... eh lurah kita kok aneh ya.” Kata seorang pengawal wanita lurah Mukidi berbaju Polwan
“Aneh apanya?” Jawab pengawal wanita berseragam TNI AL
“Iya aneh saja, masa di Istana kalau nggak sibuk Pak lurah main sama kodok peliharaannya di kolam belakang istana kadang sampai di ajak bicara. Padahal kan kodok cuman bisa jawab : Proook... proook... kalau ada acara-acara pak lurah selalu tanya nama-nama ikan. Tiba ada kapal cina masuk curi ikan. Pak lurah hanya bilang ikannya cina lari sampai ke 62+ sekarang pak lurah cium tangan nenek gembrot tua itu. Andai saja bisa ku getok itu kepala.”
Pengawal wanita berseragam AL menahan ngakak “Haha.”
“Huust... jangan berisik itu emaknya. Maklum pak lurah Mukidi kan petugas partai.”
Kedua pengawal tersebut tertawa kecil di belakang Mukidi

“Gimana laut Natuna sudah selesai. Kamu sudah nego kan?”
“Njeh bu... njeh...”
“Kalau kasus JS?.”
“Ngg... kok ibu tau?:
Wanita tua bertubuh tambun berbaju merah sambil menabok kepala Mukidi pakai tas
“Ya kamu gimana toh, wong uangnya masuk ke partei.”
Si agus (ajudan lurah Mukidi ngebacot dalam hati)
“Rasain loe togog, mampus lo mau gue tambahin pakai sepatu gue nggak gog?”
Diikuti dua ajudan wanita pak lurah Mukidi yang menahan tawa

********************************************************
“Acara selanjutnya kata sambutan dari bapak lurah Mukidi. Kepada bapak tempat dan waktu kami persilahkan.”

“Assalamu alaikum warohmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera, salam kebajikan. @!Y&%$.”
“Edeh apes-apes punya lurah kok gini-gini amat ya gobloknya, biarpun dikasih teks masih aja goblok tamu udah pada molor dengar ceramah lo gog” (nyinyir si Agus dalam hati).

“Terimakasih assalamu alaikum warahmatollahi wabarakatuh. Salam sejahtera, salam ke...”
Terdengar suara ribut yang sedari tadi terdengar diluar semakin jelas.
“Sebentar pak... sebentar... selain tamu dilarang masuk.”
“Oh jadi kalian menghalangi tugas negara?”
Gubraaaaaaaaaakkkkk... teeeeeeeeeet

Jreng... jeng... jeng... jreng.... jeng... jeng...


KPK (Komisi Pemberantasan tiKus got)

“Jangan diam... eh jangan diam... angkat kepala eh angkat kepala... angkat tangan.” Teriak salah satu anggota  KPK pria misterius berseragam hitam menggunakan masker.
Ploook!! bunyi pentugan dikepala pria pelontos itu
“Kamu ini bikin malu saya saja.”
Tiba-tiba muncul pria berplontos lain berseragam hitam menggunakan masker dari papan namanya bertuliskan Ali Si Pembasmi Hama
Jreng jeng.... Jreng jeng.......... jreng jeng... jreng jeng jeng.
Akhh... Ali... Ali... sarangheo oppa (terdengar teriakan dua pengawal wanita Mukidi kegirangan)
Ali petugas kelas 1 KPK tampan, cerdas, pendiam, ahli strategi dalam menangkap maling kelas teri maupun koruptor. Semua petugas KPK pelontos-pelontos
“Perhatian!! Perhatian bapak ibu!!”
“Kami mencari target kami bernama hasto.”
Mereka pun menyisir seluruh ruangan acara namun mereka tak menemukan Hasto karena Hasto sudah lari ke toilet.
Pak lurah Mukidi masih terlihat begong beberapa saat sampai ia sadar itu ada operasi “tumpas tikus”

Beberapa menit menjelang KPK selesai menggeledah ruang acara. Pak lurah Mukidi sadar kalau ini OTT.
“Gus.. cepat gus kita lari.”
“Baik pak”
“Paaaaaaaaaak... paaaaaaaak ini pak tangkap saja pak saya ikhlas lahir batin kok pak.” teriak agus memanggil petugas KPK yang sudah jauh pergi

“Pak kayaknya ada yang memanggil.” kata seorang petugas pendamping wanita mereka
“Sepertinya itu salah satu target kita pak.”

“Akh sudah kita nggak lagi butuh dia. Dia bukan sasaran kita saat ini. Lagipula utangnya ke China masih banyak.” kata Ali, komandan mereka.

*************************************************
“Praaaaaaaak, puuuuuuuft.”
“Kamu kenapa Djo.”
“Siap komandan sepertinya panggilan alam komandan.”
“Hmmm ya sudah sana kamu ke toilet sana. Kentutmu bau jengkol.”
“Siap komandan.”

****************************************************
Tedjo pun masuk ke dalam toilet. Suasana toilet yang remang-remang serasa ada aura angker. (diiringi lagu “Lengsir wengi”)
Gruduk... gruuuuduk... gruduuuuuk..... stttttts
“Siapa di sana. Ada orang!!” (tanya Tedjo)
“Maaf saya lagi buang hajat.” (orang disamping toilet)
“Oh Anda tamu juga ya?” (tanya Tedjo)
“Bukan pak saya anggota pedei.” (jawab orang disamping)
“Bapak siapa ya?” (tanya orang disamping)
“Saya anggota KPK!”
Sejenak hasto diam jantungnya berdebar cepat, asam lambungnya naik, tekanan darahnya naik-turun. Mukanya berubah menjadi pucat seakan yang berbicara tadi adalah setan
“Bapak, pak hasto kan?”
“Bukan pak... bukan Anda salah orang. Maaf saya sedang mencret.”
“Bapak jangan ngeles toilet ini sudah kami kepung.”
“Kami hitung sampai tiga kalau bapak tidak keluar kami dobrak. 1, 2, 3”
Gubraaaaaaaaaaak

“Pak hasto. Pak hasto.” (ternyata toiletnya sudah kosong Hasto kabur lewat jendela)
“Jangan lari pak!”
“Din... cepat din kamu balap.”
“Baik pak.”
Ckrekekek... ckreekekek... brum.... bruuuum.... (sebuah mobil alphard melaju sangat kencang)
“Itu dia kejar. Semua unit monitor.. monitor tersangka lari saya ulangi tersangka lari. Semua unit diminta melakukan pengejaran.”
Ditengah jalan mobil Alphard mogok. “Loh Din kenapa berhenti.”
“Anu pak. Maaf mobil kita mogok sepertinya bapak harus jalan kaki.”
“Ah... kamu ini... ya sudah kamu telepon mekanik, jaga mobil. Saya lari dulu.”
Hasto pun lari selama beberapa jam menghindari kejaran KPK karena capek hasto kemudian beristirahat hasto melihat ada semak-semak maka ia bersembunyi di situ. Sambil melirik di sepanjang jalan. Beberapa menit kemudian Hasto merasa ada yang menepuk bahunya. Ekspresi hasto berubah jadi pucat dipikirnya kuntilanak atau hantu jeruk purut. “Tapi akh masa ada setan muncul di siang bolong?” pikir Hasto
“Om... om...”
Hasto pun berbalik. “Hiiiiks... alamak sudah kuduga ternyata setannya lebih seram dari hantu kuntilanak.
“Hai om. Boleh eike nyanyi nggak. : Andecang... andecing. Bora.. bora.. bori.”
“Se...setan.”
“Hiiiiks...... kurang ajar ya yei. Bisa-bisanya yei bilang eike setan emangnya setan ada yang sekeren dan semacho yei. Perkenalkan nama eike R.E.Y.H.N.A.R.D S.I.N.A.GA dieja Reyhnard Sinaga. Kalau pagi dipanggil rey kalau malam dipanggil reyna.”
“Ya udah tau. Yang 195 pria di Inggris itu kan. Tapi you kan di penjara di Inggris tapi kok you balik again ke Indonesia.”
“Eike dipanggil bela negara om. Persiapan siaga perang dengan tiongkok.”
“Kenapa kamu lari?”
“Eike lagi dikejar massa om dari bandara tadi makanya eike ngumpet dulu. Nanti kalau malam eike pulang ke rumah.”
“Om sendiri napa lari om?”
“Ssssst kamu jangan berisik saya lagi dikejar KPK.”
“Berarti om orang terkenal dong om?”
“Heeem kok kamu tau saya orang terkenal.”
“Ihhh.. si om maksud eike om terkenal karena jadi koruptor suap jabatan caleg kan om, yang beritanya booming dengan kasus korupsi 13T itu kan om. Beritanya nongki ke posisi paling atas daftar pencarian sebelum  eike loh om.”
Tiba-tiba di saat mereka sedang ngobrol muncul si djarot. KPK!!!
“Nah ketahuan kalian.”
“Lari!!!”
“Lari ke mana om?”
“Ke rumah bapakmu.”
“Idih si om kebelet amat si om. Eike kira lari ke pelaminan.” Hihihi
“Lari ke pelaminan, ndasmu? Kamu bawa motor atau mobil.”
“Mobil eike mogok om. Makanya ei singgah mojok syantik di situ (hihi).”
“Itu ada motor. Kamu mau ikut nggak saya kasih tumpangan pulang.?”
“Hmmm boleh juga om.”
“Tapi awas kalau kamu macam-macam di jalan ta lempar sampean ke jalan.”
“Oke deh om. Syiiiip.”
***************************************************************************
“Kamu bisa bawa motor nggak sih! Kok lambat amat.”
“Sabar om nih eike lagi ngebut om.”
“Berhenti!! Lilu... lilu... dooor... dooor (suara sirene mobil polisi dan tembakan)
Karena saking cepatnya mereka pun menabrak pengendara lain
“Awaaaaas!”
Gubraaaaaaaaaak!!! Blaaaaaast... nggggiiiiiiiiiiing
“Aduh! Kamu gimana sih, bisa bawa motor nggak sih?”
“Ihhhh... kok eike yang salah kan om yang suruh ei ngebut napa yei yang ngamuk?”

“Nah ketahuan kalian”
Mereka pun berdua diciduk
BEBERAPA BULAN KEMUDIAN hasto DIPINDAHKAN KE DALAM RUTAN
“Wahyu”
“Pak Hasto akhirnya ada teman juga ya”
“Siapa disana!” terdengar suara sayup-sayup dibalik cahaya lampu remang-remang itu.
“Pak Romi dan pak  Setya Novanto. Kok kita satu sel ya?
Akhirnya mereka semua berkumpul di tengah reuni mereka terdengar ada suara sipir yang  memasukkan tahanan baru ke dalam sel mereka
“Masuk... ayo cepat masuk.” Kata sipir dengan suara keras
“Ihhh om sabar dong jangan keras-keras. Eike kan syakit.”
Bayangan yang remang-remang itu pun semakin  jelas.
“Kamu!!” mereka semua melotot ketakutan
“Ihhh... om ganteng ketemu lagi.”
Mereka semua saling berpelukan ketakutan. Hasto, setnov dan romi saling “berbisik itu kan.” “ya tidak salah lagi itu memang dia.”
“Itu kan Reyhnard Sinaga si predator 195 pria di Inggris itu.”
“Ya benar.”
“Hei Rheynard kamu kok sampai disini!”
“Ihhh... si om deh galak amat. Ceritanya panjang om ternyata cina lari nggak jadi perang dengan kita katanya. “Haiya lu olang untuk bayal utang saja susah sekalang mau pelang lo. Hamsiyang oe.”
“Gitu om...”
“Sebagai gantinya eike kan belum selesai masa tahanannya DPO di Inggris (anak sultan dilawan). Eike punya tugas baru tinggal dipenjara koruptor untuk kasih mereka hukuman.”
“TIDAAAAAAAAAAAAAAAK!!!!”

************************************************************************

BUAHAHAHAHAHAHA SELAMAT MENIKMATI. (tertaws jahat sipir penjara