Profil

My photo
Assalamualaikum, gaes, Welcome my blog. Disini saya akan membahas seputar pendidikan dan jasa ghost writer

Tuesday, September 24, 2019

Perencanaan Keuangan Bagi Milenial (Part. 7). Episode "Dana Pernikahan"


“DANA PERNIKAHAN”

Penulis Oleh :

SIDIQ AKBAR NUGRAHA
Author Blogger Sukses/Pengamat Ekonomi : Sosial : Hukum : Politik

facebook :    Sidiq Akbar Nugraha Polingay
                                             Twitter :      @Sidiq1996
                                          Instagram :     SidiqakbarnugrahaIII
                                           Blogspot :      KatakataKu/SastraSidiq
                                       
                                           WA           :  082265592429
                                        Wordpress  :  Kata-kataKu/www.InspirasiSidiq@wordpress.com
                      Email          :   Muh.sidiqakbarnugraha@gmail.com













Hai Bloggers. Welcome to my channel. Udah hari Senin, 23 September 2019 udah waktunya channel @InspirasiSidiq.blogspot.com buat kasih artikel bermanfaat buat kalian. Jika kalian merasa channel ini bermanfaat silahkan di follow and share. Jangan lupa juga follow dan like penulis di akun facebook : Sidiq Akbar Nugraha Polingay, Instagram : SidiqIII dan Twitter @Sidiq1996


Dear Milenial’s perencanaan keuangan itu sangat penting apalagi buat kamu yang sudah matang dan siap untuk menjalin hubungan rumah tangga. Berikut beberapa tips singkat dalam merencanakan keuangan Anda.
1. Atur Pemasukan dan pengeluaran Anda
Buat catatan pemasukan gaji kamu perbulan dan sesuaikan dengan keperluan yang kamu butuhkan.
2.   Investasi
Mulailah untuk berinvestasi yang bisa menghasilkan perputaran uang dengan cepat.
3. Manfaatkan perputaran uang dari modal bisnis yang kamu miliki untuk   bisnis lainnya
4.   Cari penghasilan tambahan
5.  Segera rencanakan untuk membeli rumah sendiri (atau) rumah kontrak/ruko atau kalau kamu sudah mampu segeralah membeli rumah agar kamu bisa leluasa merasakan kehidupan setelah menikah dan merasakan hidup mandiri setelah menikah

Oke itu dia info dari saya. Kurang lebihnya mohon dimaafkan. Wa bil taufik hidayah wassalamu alaikum warahmahtullahi. wabarakatuh.



Thursday, September 5, 2019

PERENCANAAN KEUANGAN BAGI MILENIAL. (Part 6). Episode "Perencanaan Dana Jaminan Kesehatan."


“PERENCANAAN KEUANGAN MILENIAL”
(Part. 6)





Penulis Oleh :
SIDIQ AKBAR NUGRAHA
(Blogger Author SUKSES/Pengamat Politik, Hukum, Sosial/Ekonomi)

facebook :   Sidiq Akbar Nugraha
                                             Twitter :    @Sidiq1996
                                         Instagram :    SidiqakbarnugrahaIII
                                           Blogspot :    KatakataKu/SastraSidiq/InspirasiSidiq
                                        
                                            WA           : 082265592429
                                        Wordpress  :    Kata-kataKu/www.InspirasiSidiq@wordpress.com
                                          Email          :  Muh.sidiqakbarnugraha@gmail.com


     

















Jumat, 06 September 2019. Pukul 10.00 WITA
            Hai guys, nggak terasa kita hari jumat, 06 September 2019 M/1440 H nih guys. It’s time (waktunya) buat InspirasiSidiq@blogspot.com buat kasih artikel untuk “PERENCANAAN KEUANGAN MILENIAL” (Part. 6) bagian perencanaan dana siaga untuk kesehatan.
            Para milenial’s yang budiman. Seperti kita ketahui bahwa pemerintah akhirnya resmi menaikkan iuran (badan penyelenggaran kesehatan) BPJS sebesar tiga kali lipat. Hal tersebut dikarenakan pihak BPJS sudah tidak sanggup untuk menutupi utang-utangnya kepada sejumlah rumah sakit swasta yang menjadi mitra BPJS dan mahalnya biaya peralatan kedokteran. Kenaikan iuran BPJS dan kenaikan sejumlah harga-harga kebutuhan, BBM, listrik dan pajak disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani dalam pembacaan laporan rancangan anggaran pendapatan belanja negara (RAPBN) tahun 2020 di gedung Majelis Perwakilan Rakyat/Dewan Perwakilan Rakyat (MPR/DPR), Jumat, 16 Agustus 2019 lalu. Sri mulyani dalam (laporan RAPBN pemerintah, 2019) beralasan kenaikan iuran BPJS guna menyelamatkan BPJS dari autopilot/defisit.
            Dilansir dari portal berita KataData.com Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kenaikan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan nantinya akan disertai dengan perbaikan sistem secara menyeluruh. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta perusahaan memperbaikinya guna mengatasi defisit keuangan. "Di rapat internal kemarin, Pak Presiden meminta BPJS Kesehatan dan Kementerian Kesehatan memperbaiki seluruh elemen dari penyelenggaraan sistem jaminan kesehatan nasional kita. Perbaikan sistem adalah salah satu pondasi paling penting," ucap dia di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (30/7). Perbaikan tersebut seperti data kepesertaan, sistem rujukan kepada puskesmas dan rumah sakit, serta penagihan. Dari sisi kepesertaan, ketidakpatuhan pembayaran iuran dari Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau informal membuat BPJS Kesehatan mengalami defisit. Hal tersebut menyebabkan biaya yang dikeluarkan BPJS dalam menanggung pelayanan kesehatan jauh lebih tinggi daripada besaran iuran yang dikumpulkan dari peserta. “Mereka hanya menjadi peserta saat mau sakit yang kemudian menimbulkan defisit dari sisi penyelenggaraan,” katanya. Sedangkan dari sistem rujukan serta sistem penagihan perlu dilakukan pembenahan untuk mencegah terjadinya fraud. Adapun sejumlah rumah sakit selama ini sering menagihkan pembayaran yang lebih tinggi dari yang seharusnya kepada BPJS Kesehatan. (Baca: Jokowi Bahas Defisit BPJS Kesehatan, Belum Ada Opsi Kenaikan Iuran ) BPJS Kesehatan pada tahun ini diperkirakan akan mengalami defisit Rp 28 triliun. Sri Mulyani mengungkapkan, pihaknya sudah membantu melanjutkan pembayaran iuran segmen penerima bantuan iuran (PBI) hingga 12 bulan. "Untuk TNI/Plori juga sudah kami bayarkan. Bahkan untuk 3-4 tahun berturut-turut Kementerian Keuangan sudah beri tambahan injeksi kepada BPJS kesehatan selain PBI tadi," ujarnya. Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla pagi ini mengatakan, pemerintah sepakat untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan untuk mengatasi defisit yang ada. Besaran tarif baru tersebut masih dibahas oleh pemerintah dan BPJS Kesehatan. Sebagai informasi, saat ini terdapat tiga golongan iuran BPJS Kesehatan. Iuran BPJS Kesehatan kelas III sebesar Rp 25.500 per bulan, kemudian, iuran kelas II sebesar Rp 51.000 per bulan dan iuran Kelas I Rp 80.000 per bulan.

Artikel ini telah tayang di 
Katadata.co.id dengan judul "Sri Mulyani: Iuran BPJS Kesehatan Naik, Sistemnya Akan Diperbaiki" , https://katadata.co.id/berita/2019/07/30/sri-mulyani-iuran-bpjs-kesehatan-naik-sistemnya-akan-diperbaiki
Penulis: Agatha Olivia Victoria
Editor: Sorta Tobing
            Nah guys, untuk mengantisipasi supaya kalian gak kanker (kantong kering). Jika terpaksa harus ke dokter atau masuk rumah sakit. Berikut adalah tips yang kalian harus baca dan ingat.
1.      Jangan boros.
Lakukan apapun yang kalian sukai apapun hobi kalian yang merogoh goceh. Tapi usahakan jangan terlalu boros.
2.      Keluarkan isi kantong kalian untuk hal-hal yang penting-penting saja.
Gunakan setiap dana yang ada di simpanan untuk hal-hal yang penting dan mendesak. Buatlah prioritas kalian agar uang yang kalian keluarkan efisien, tepat sasaran dan berfaedah untuk kalian. Buatlah sebuah catatan pemasukan dan pengeluaran menggunakan pembukuan akuntansi sederhana. Catat besar uang saku atau gaji yang kalian terima dari orangtua kalian atau gaji kalian kemudian aturlah sesuai dengan kebutuhan kalian.
3.      Pintar-pintar hemat/cari kerja tambahan.
Mencari pekerjan bisa juga kalian lakukan untuk menutupi kekurangan kebutuhan kalian. Cari pekerjaan yang efisien dan tidak menganggu kegiatan utama kalian. Buatlah toko online atau promosikan barang/jasa yang kalian miliki. Atau pilihlah pekerjaan sebagai resseler untuk sebuah produk.
4.      Daftarkan diri kamu di asuransi.
Daftarkan diri kamu, keluarga kamu dan kendaraan yang kamu miliki pada perusahaan asuransi agar kamu mendapat biaya ganti rugi jika sewaktu-waktu ada keluarga yang sakit atau mengalami kecelakaan.
5.      Reksadana
Daftar dan ikuti program reksadana pada satu-satunya perusahaan asuransi terpercaya di Indonesia. Manulife.

Itu tadi tips buat kamu untuk mempersiapkan dana kesehatan. Semoga bermanfaat.